Monday, January 10, 2011

Desa Gumati, Sentul

Kebetulan diajak Eyang ke Bogor untuk jenguk tante kami di sana yang baru pulang berobat di LN, akhirnya weekend lalu kita plus Eyang Tebet pergilah ke luar Jakarta. Memang udah direncanain kalau mau makan siang dulu di suatu tempat sekalian refreshing sebelum sorenya silahturahmi. Sempet bingung kemana ya memanfaatkan waktu yang gak banyak itu. Sebelum berangkat papa mama quick browsing dan menemukan 3 tempat incaran : Desa Gumati Sentul, Cafe De Leuit Pakuan dan Rumah Air. Yang ke3 terpaksa kita keluarkan list krn merasa akan kurang nyaman kesana dengan waktu yang dibatasi. Kalau yg ke1 dan2 melihat kondisi, maksudnya kalau sampai di tol Jagorawi ujan ya kita ke Cafe De Leuit, kalau nggak ya melipir ke Desa Gumati. Ternyata takdir membawa kita ke Sentul ^_^

Sampai sana hampir bersamaan dengan mobil2 berplat Jakarta yang juga baru tiba untuk lunch jadi kita sempet berburu meja yang strategis menghadap area playground anak. Maksudnya biar bisa sekalian bergantian mengawasi Tanaya main. Area Desa Gumati ini cukup luas, ada area main anak, danau, permainan air seperti balon air dan sepeda air juga ada permainan ATP, naik andong dan menunggang kuda. Kalau Restonya sendiri bergaya kuring juga jenis makanan yang ditawarkan.
Untungnya walau tiba saat jam makan siang, pesanan kita tidak terlalu lama keluar dan waiternya cukup ramah. Beberapa makanan yang kita pesan siang itu: ikan gurame bakar, ayam goreng rempah, ikan asin jambal, tempe tepung dan tumis oncom (eh plus sambel deng, krn harus pesan gak gratis). Total jendral yang harus dibayar termasuk minuman es teh, jeruk hangat dan es kelapa muda adalah 225k (incl tax 15%). Rasa makanan standar tp bukan gak enak, memuaskan kok. Kenyang makan kita menikmati suasana di sana dulu, rasanya kita bayar makan sekalian beli suasana pedesaan. *makiritmodeon*
Lanjut Tanaya main sama eyang di playground (ayunan, panjat2an, kolam bola & perosotan-yg terlalu curam- dan enjot2an). Abis itu ternyata di area sekitar danau ada kuda delman dan kuda tunggang. Tanaya maunya naik delman, belom berani naik kuda tunggang walau sama mama. Biaya seputaran delman 5k dan kuda tunggang 15k. Sebelum pulang kita mampir dulu liat rumah burung dan intip2 ke villa2 yang disewakan di Desa Gumati. Total sekita 2-3 jam menghabiskan waktu di tempat yang claim menjual suasana pedesaan. Coba liat webnya untuk info yang lebih detail : http://www.cafegumati.com/
Oya, ini guide menuju lokasi -> tol jagorawi keluar di pintu tol Sentul Selatan, belok kiri sampai sebelum Gapura Bukit Sentul. Nanti ikutin aja jalan krn banyak plang Desa Gumati yang sangat membantu, itu sekitar 5km-an sampai tiba di sana.

4 comments:

motik said...

mel, aku pernah ke gumati yg di bogor. kayanya nampak lbh nyaman yg di sentul ya tempatnya, lebih luas. rumah air kayanya seru ya, kalo liat website nya. tp bener mel, kalo ke rumah air jgn dibatesin waktunya, ntar kurang puass hehe..

amel sugeng said...

Kalo yg di Bogor mereka namain Cafe Gumati, jd memang lebih resto. kalo yg di Sentul namanya Desa Gumati. Areanya lbh luas dan dibuat semacam desa gitu Tik..
Iya mau coba ke Rumah Airnya kalo lebih santai aja :)

Lonkjon said...

saya pernah coba makan di gumati oke juga sih tempatnya buat anak anak maen, cuma makannya kurang cocok ah
kalo mau makan di bogor saya lebih suka di de' leuit resto di jalan Pakuan no 3 bogor. 0251-8390011
web nya juga ada www.deleuit.co.id
up date terus yah mba buat resto resto enak di seluruh jabodetabek

amel.sugeng said...

Haai..
Wah bener tuh, saya juga udah beberapa kali ke Deluit setelah kunjungan kesini dan bener, enak makanannya. Tempatnya pun ok untuk kumpul keluarga.
Cuma memang belum pernah direview di blog.
Makasih ya :)

{HITS}

HTML Hit Counter

Followers