Tuesday, May 21, 2013

Take Me To The Beach..

Huaaaa... kangen banget nget nget sama pantai dan ombaknya dan anginnya and anything and everything related to the beach! Feel-nya memang beda ya, kalo kita liburan di pantai sama di tempat lain.. susah jelasinnya. Well, karena i love beach too much. Sementara hubs lebih suka tempat dingin, tapi sutralah kan yang effort cari tiket murah akika.
Tiket? Iya, kalo Ancol sih kurang demen, karena terlalu rame dan somehow saya agak ilfil karena jorse.
Anw, can't wait for next holiday to Bali (ya paling deket dan paling murah)  with big family. Biar Tanaya happy ada temen main, adik sepupunya.
September please come faster, please please...
Mudah2an gak akan terasa lama karena sebelumnya ada bulan Ramadhan lalu Lebaran, my favorite moment ever. Trus bulan Juli juga Tanaya dan Rama ulang tahun. Sebelumnya lagi, kiddo will be in kindergarten, I knew the time would come (hoping it would be later), but she is grown up. Time to baby number two?

Tarik nafasssss..

*lalu kembali pada kenyataan menjual dan mencari rumah. Semoga semua dilancarkan amin yra.. Supaya nanti di pantai bisa teriak sejadi2nya* 
Bismillah.. 
 

Wednesday, May 8, 2013

You Can't Please Everyone

Perkenalkan saya si jutek, serba ceplas ceplos, bersumbu sabar pendek dan kadang lupa senyum. Seriously, sadar dan aware banget sama sifat (bawaan lahir?) ini dan berusaha mengontrol emosi. Tapi adakalanya jedaaarrr, kebablasan.
Beruntung partner hidup sekarang cukup sabar bahkan terlalu kalem dan gak terpancing sama sifat saya. Nah ini juga somehow bikin gemes. Tapi Allah maha adil dan maha bijak, 2 sifat berlawanan yang ada ini jadi saling melengkapi. Gak sempurna bak di sinetron tentunya, ada juga goncangan2 dan butuh waktu untuk diresapi dan keluarlah kalimat 'oh iya.. aku ngerti maksud kamu.' Akhirnya balik on track lagi.
I love you beib.

Perjalanan hidup memang misteri dan sesuatu yang gak kebayang sebelumnya tiba2 jadi familiar buat saya. Misalnya, dulu mana kebayang ngebesarin anak lika likunya kayak gini. Dan tiap anak berbeda cara pendekatannya, ga bisa nyamain pengalaman orang deket atau temen karena masing2 punya urusan sendiri. Hei, kita gak pernah tau sebenarnya apa yang mereka rasain. Don't judge my path if you haven't walked my journey and  don't judge situation you've never been in. Indeed.
Yah, awal jadi orang tua baru sempet kok terlalu banyak referensi akhirnya suka ga sadar nge-judge cara handle orang tua lain ke anaknya yang gak sesuai dengan ilmu yang saya tau. Thank God, bertemu dengan teman2 yang waras yang selalu mengingatkan kalau hal2 kayak gitu gak perlu dijadiin perhatian. You know who you are mommies out there.. *hugs*
Makanya kalau ada temen cerita tentang keluarganya, tentang istri/suaminya, tentang financial, tentang ini tentang itu, saya berusaha jadi pendengar yang baik dan berhati2 kalau kasih advice.

Tapi
Tapi

Untuk beberapa hal, saya keukeh memegang idealisme. Macam mana? Tolong disingkirkan dulu soal parenting di cerita pertama tadi.  Let's talk about general. Ngerti dong ya kalo berbohong itu dilarang agama manapun. Or as simple as you should respect people older than you.
That.

Saya kaku. Kalau gak sesuai pattern-nya langsung jedar jeder. Makanya banyak yang ga suka sama saya. *ehm*
Lalu banyak yang ngomongin ini itu or being judged by others. Sesuatu yang harus saya terima akibat dari sikap saya. Saya terima aja. Apalagi dari mereka yang 'cuma tau' saya doang.
Gak banyak membela diri. Paling cuma dalam hati bilang bahwa apa yang saya lakukan demi meluruskan apa yang gak lurus. Tapi gak diterima alesan ini juga gapapa. Karena toh yang gak suka sama saya bukan prioritas dalam hidup saya. Kecuali mereka orang terdekat. I will really concern.
Biarlah saya focus untuk memperbaiki diri dulu tanpa terpengaruh sama mereka yang gak paham yang saya lakukan.
Because you can't please everyone :)
Dan belum tentu mereka yang sewot sama saya punya attitude yang lebih baik. Aha! It's none of my  bussiness.

*salim*

Tuesday, May 7, 2013

House Hunting

Baiklah saya mau berbagi cerita tentang 1 hal yang sedang membuat perhatian sedikit banyaknya tercurah kesini. Finally, kita 'diharuskan' untuk mencari tempat tinggal baru. Sebenernya memang kita, i mean kami si keluarga sirkus ini, memang belum punya rumah sendiri sih. Masih numpang sama orang tua dikarenakan beberapa hal. Keenakan kelamaan numpang? Ya gak gitu sih, nyali buat ambil KPR suka ciut kalo inget beberapa post kebutuhan masih berantakan. Eh malah ambil kredit mobil *jedug*
Ya abis di Jakarta mobil penting sih, dan si mobil lama lebih baik cepat diganti sebelum harganya turun dan maintenencenya lebih mencekik. Tahun lalu kita putuskan ganti dan menunda pembelian rumah. I know i know bukan pertimbangan yang akan di-approve sama financial planner (untung ga pake FP).
pic from here
Tahun ini ternyata universe memberikan kita kesempatan untuk inshaallah mencari rumah dengan cara yang 'unik'. Jadi mertua saya yang tinggal di Tebet ternyata punya rencana untuk pindah rumah. Rumah lama akan dijual dan mereka akan cari tempat baru mungkin ga akan di tengah kota lagi tapi ada pertimbangan lain dengan berharap rumah baru ada sedikit halamannya. Cucunya udah makin besar dan ga bisa diem kan.. Ooh jadi harus pensiun jadi warga Tebet? Tapi saya cinta banget sama Tebet. Eits, gak bakalan terlalu kangen juga karena kantor kan masih di Tebet.

Ya udah nih ya, karena mertua udah hampir yakin mau pindahan jadinya kita juga berpikir buat cari rumah. Jadinya malah kita barengan house hunting. Mereka kalo bisa juga maunya deketan ama kita. Nanti tinggal bareng lagi apa gimana? eerr, masih dipertimbangkan sih.. Karena Rama kan anak tunggal, kenapa enggak kita tuh nemenin papa mama. Saya sebenernya ga keberatan sama sekali tinggal bareng (lagi), tapi punya rumah sendiri tentunya akan lebih baik secara investasi.
Intinya sekarang sih lagi nyari daerah yang nyaman, harga rumah yang reasionable dengan fasilitas yang mumpuni sama lokasi yang biarpun agak jauh dari tengah kota tapi aksesnya mudah. Beberapa lokasi udah kita survei, hasilnya bingung hahahha.. Mana entah kenapa kok pengen banget sebelum lebaran udah terealisasi, walaupun bangunan rumahnya inden. Mungkin ga sih?
Ini ya kan sekolah Tanaya untuk TK udah fix, tapinya karena wacana pindah rumah ini jadinya tiap ada lokasi yang disurvei kita cari juga sekolah buat Tanaya. Untuk TKnya sih gapapa karena orangtua saya kebetulan tempat tinggalnya deket dari TK ini (udah di plan memang).
Sekarang sih ada beberapa daerah dengan beberapa perumahan yang semakin mengerucut untuk dipilih. Tapi kita takutnya kurang banyak survei. Jadi boleh gak temen2 kasih masukan atau bagi informasi soal perumahan pastinya di  pinggiran Jakarta (yg di tengah juga gapapa sih, kali aja jodoh) buat kita survei dan dipertimbangkan. Hampir desperado saya takut salah pilih lokasi. Cemen emang nih.. namapun pengalaman pertama house hunting. Harap maklum dan terimakasih sebelumnya.

sincerely,

-yang lagi bingung-


{HITS}

HTML Hit Counter

Followers